Ada masa di hidup ini ketika kata-kata terasa terlalu berat untuk diucapkan. Bukan karena tak ingin bicara, tapi karena hati sedang belajar menata ulang dirinya sendiri.
Aku dulu mengira diam berarti kalah. Tapi kini aku paham, diam juga bisa menjadi bentuk keberanian. Berani mengakui lelah, berani mengakui bahwa tidak semua hal harus dipaksakan hari ini.
Kadang kita terlalu sibuk mengejar versi “kuat” dari diri kita sendiri, sampai lupa bahwa manusia juga butuh istirahat. Tuhan tidak pernah menuntut kita sempurna—hanya jujur pada apa yang kita rasakan.
Jika kamu sedang berada di fase ini, ketahuilah satu hal : kamu tidak tertinggal. kamu hanya sedang bernapas.

Komentar
Posting Komentar